Hay,, sobat semuanya. Mumpung masih dalam suasana nan fitri ini, yuk kita berjelajah di beberapa tempat di Indonesia yang katanya merupakan cikal bakal munculnya kata “lebaran”. Udah nggak asing lagi kan sama kata itu, ya bisa dibilang sinonim dari Hari Raya Idul Fitri. Nggak usah banyak omong dan nggak usah kebanyakan prolog. Cus,, kita mulai menjelajah.
1. Lebaran dari Bahasa Betawi
Ternyata, Lebaran berasal dari Bahasa Betawi, "Lebar" yang artinya luas atau lega. Ini menandakan suatu perasaan bebas/bersyukur setelah menjalani shaum selama 30 hari di bulan Ramadhan. Lebaran juga mengandung arti "kelegaan" dalam menyambut hari kemenangan (Idul Fitri), setelah lelah bertarung melawan hawa nafsu selama melaksanakan Shaum.
2. Lebaran menurut Kamus Besat Bahasa Indonesia
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata “lebaran” diartikan sebagai hari raya ummat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Hari Raya setelah berpuasa di bulan Ramadhan disebut Idul Fitri sedangkan “lebaran besar” adalah suatu istilah untuk menyatakan hari raya Idul Adha dapat juga disebut“lebaran haji”. Tidak ada penjelasan dari mana asal usul kata ini.
3. Lebaran dari Bahasa Jawa
Sebagian orang jawa pun punya pendapat berbeda mengenai kata “Lebaran”. Orang jawa pun berpendapat kata “Lebaran” berasal dari bahasa Jawa yaitu kata “wis bar yang berarti sudah selesai”. Sudah selesai menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan yang dimaksud “bar” sendiri adalah bentuk pendek dari kata “lebar” yang artinya “selesai”. Bahasa Jawa memang sering memberikan akhiran “an” untuk suatu kata kerja.
4. Lebaran dari Bahasa Sunda
Mengapa kita memakai kata “Lebaran? Dari mana asal-usul kata ini pertama kali digunakan di Indonesia? Ini menyangkut etimologi. Kata “kantor” berasal dari bahasa Belanda, “kantoor”. Kata “kelar” berasal dari bahasa Belanda pula, yaitu “klaar”. Hal ini wajar saja, karena kita dulu pernah dijajah Belanda. Lalu bagaimana dengan kata “Lebaran”?
Yang jelas, “Lebaran” tidak berasal dari bahasa asing. Ada yang bilang bahwa “Lebaran” berasal dari “lebar + an” bahasa Jawa. Ada yang bilang pula kata “Lebaran” berasal dari bahasa Sunda. Ada yang bilang juga bahwa kata “Lebaran” pertama kali dituturkan dalam bentuk bahasa Indonesia, bukan dalam bentuk bahasa daerah Jawa ataupun Sunda. Lalu mana yang benar? Memang belum ada ahli linguistik yang memastikan asal-asul kata ini melalui penelitian. Lebih baik kita serahkan saja urusan ini kepada kantor Pusat Bahasa Indonesia, karena merekalah yang memegang kendali atas semua ini. Barangkali di masa mendatang mereka bisa menemukan data yang akurat mengenai asal-usul kata “Lebaran”.
Gimana?? masih agak bingung ya? Sama. Kita tunggu saja kepastian yang sebenarnya tentang sejarah kata lebaran itu sendiri. Sambil menunggu waktu yang akan datang itu, yuk mari eksplorasi dalam diri kalian untuk sering menulis. Jadikan pengalaman hidup kalian sebagai sumber inspirasi utama. Mungkin artikel yang di atas terdapat kata yang kurang berkenan, mohon dimaafkan ya. Namanya juga baru belajar dikit dikit buat nulis. Smangat!!
Related Post:




