XI Ipa 5

XI Ipa 5 Blog | Created By Sinichi Blogger Template

  • RSS
  • Delicious
  • Facebook
  • Twitter

Popular Posts

Hello world!
Righteous Kill
Quisque sed felis

Category List

Thumbnail Recent Post

Pengikut

Fivers

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

Panjenengan melbet ingdalem wilayah homepage SUWELAS IPA 5. Klik lan jelajahi isinipun ingdalem blog.e Suwelas IPA 5, lan Enjoy it!!! ...

Assalamualaikum sobat Blogger,
Kali ini kita akan mendengarkan cerita dari sobat kita nih "Vira". yuk kita simak:
Sewaktu aku mau berangkat upacara tiba" ayah ku bangun dari tidurnya dan berkata: kamu jangan ikut upacara 17 an karena ayah mimpi kamu kecelakaan dan didalam mimpi ayah itu sperti benar" nyata kamu tambrakan sampai" dlm mimpi ku kamu sakarotul maut dan ibu mu sampai pingsan melihat kejadian itu, akhirnya aku tidak diperbolehkan untuk mengikuti upacara 17 agustus dismada. Semoga dlm mimpi ayahku tidak jadi kenyataan....amin

Assalamualaikum sobat Blogger,
Kali ini kita akan mendengarkan cerita dari sobat kita nih "Ais". yuk kita simak:
Setelah sekolah pada bulan ramadhan kini saatnya liburan itu datang,
H-3 tepatnya aku dan sekeluargaku mudik ke desa di bojonegoro :-D
perjalanan yang sangat lama di tambah dengan macet menjadi cobaan dalam puasa saat itu.
Sampai di sana pas adzan magrib, mantap makanan penuh semeja di tambah ada berkatan dari tetangga - tetangga sebelah , aseeek.. :-D
di sana masih suangat desa dan terpelnsok, jadi sinyal pun unlimited :-D
yang paling menyenangkan, bisa ketemu dengan calon jodoh ,gila ganteng banget lumayan buat cuci mata:-D
meskipun desanya embah tidak pada dataran tinggi, tapi gila dingin banget kayak di kulkas :-D
hahaha.. Biasanya kalau udah gede gak bakalan dapat ampau ya, tapi ya alhamdulillah ini gak gede - gede dapat ampau melimpah, sambil cari muka dikit lah ya :-D
Yang penting happy permirsa :-D

Assalamualaikum sobat Blogger,
Kali ini kita akan mendengarkan cerita dari sobat kita nih "Tutus". yuk kita simakJ:
Anak-anak yang    tampak tangannya gemetar

selaksa menampar-nampar, melahirkan nada

tanpa nokta, rima tanpa luka

karena mendampar kulit
bangkai sapi pada batang jati.

Saling menderu
mendengung
terbirit dengan gemerincing besi

yang berkirim salam pada gendang telingaku
yang bingung menafsiri

dinamakan khusuk atau busuk
pada ingatan yang semakin lapuk.
            Gema takbir dari mulut anak-anak kecil hingga orang tak henti-hentinya menyebar dengan angin malam. Lewat speaker masjid mereka seperti band rock n roll yang membawakan lagu rohani, saling sahut menyahut. Kicauan mereka seakan membawa pesan bahwa hari kemenangan tlah datang. Kadang kala diselingi juga pesta kembang api di atas langit hitam itu. Menyenangkan bukan? Inilah yang kurasakan saat menjelang Hari Raya Idul Fitri esok. Kedatangannya disambut dengan suka cita bak sebuah hari di mana kita memang meraih kemenangan yang luar biasa.
            Lantunan musik dari laptop coklat dimeja mendampingku menikmati pesta kembang api gratis di atas atap rumah. Bersykurlah aku mempunyai rumah dengan 2 lantai, jadi pada saat momen takbiran seperti ini aku, kakak dan 2 orang sepupu tak perlu susah payah untuk membeli dan menyalakan petasan. Inilah kemenangan yang sesungguhnya. Sambil menghirup udara malam yang bebas, aku merasakan kejernihan pikiran. Alat untuk membangkitkan semangat jiwa ini adalah dengan cara yang sederhana. Mendengarkan musik, melihat kembang api dan membuat masakan favorit keluarga yaitu mie berkuah dengan taburan irisan cabe ditambah telur ceplok. Meski sangat sederhana tapi menyenangkan. Kisah klasik yang akan terus terulang kembali tiap tahunnya. Walaupun sepupuku adalah orang non muslim tapi dia juga ikut merasakan kemenangan di hari nan fitri esok.
             Dan tontonan gratis malam itu ditutup oleh melejitnya kembang api dari salah satu rumah. Rumah yang telah selesai tersebut akhirnya berpenghuni, tak tanggung tanggung pemilik rumah itu menyalakan petasan hampir 20 kali. Mungkin orang yang ada di lantai bawah rumahku, mulutnya sedang berkomat kamit. Berdo’a agar petasan tersebut tidak sampai membakar rumah ini.
Akhirnya tepat pukul 22.00 WIB pesta kembang api benar-benar tlah selesai. Tak lupa, aku dan kedua sepupuku seraya berkata “Makasih ya, om. Kalau bisa tambah lagi om, merconnya.” Kita berteriak ke arah rumah tersebut sambil melambaikan tangan

Assalamualaikum sobat Blogger,
Kali ini kita akan mendengarkan cerita dari sobat kita nih "Vinta". yuk kita simakJ:
Perjalanan watku terus berputar. Nggak terasa bulan Ramadan datang lagi. Bulan yang sangat mulia yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di dunia. Saatnya bagi kita umat muslim untuk meningkatkan rasa taqwa kita kepada Sang Pencipta dengan memperbanyak amal baik dan memohon ampun atas dosa-dosa yang selama in kita lakukan.
            Seperti tahun-tahun sebelumnya untuk menyambut datangnya bulan puasa, para pelajar mendapatkan jatah libur 3 hari dari sekolah. Yang biasa disebut libur awal puasa. Esoknya, untuk mengawali puasa hari petama di desaku selalu ramai dengan anak-anak yang bersepedaria, yaa kalau istilahnya sekarang sih “gowes”. Banyak juga yang ikutan dari tetangga desa. Kayak udah mejadi tradisi anak-anak sini. Nah, libur 3 hari pun berlalu. Lanjut deh menjalani rutinitasku sebagai seorang pelajar di salah satu SMA favorit di kotaku. Hari pertama masuk sekolah berbeda dengan biasanya. Karena pada hari Senin itu semua siswa-siswi kelas XI SMAN 2 Lamongan disambut dengan acara pondok Ramadan yang bertempat di masjid Al-Arif SMADA. Acara ini sudah tidak asing lagi di kalangan kami. Karena tiap bulan Ramadan tiba, tak ketinggalan acara ini selalu ikut meramaikannya. Tapi, acara pondok Ramadan tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Karena pada tahun ini acara pondok Ramadan dilaksanakan selama 1 minggu untuk tiap-tiap kelas yang dimulai dari kelas XI.
              Setelah kegiatan pondok Ramadan untuk kelas XI selesai, giliran kakak kelas kami yang mendapat jadwal. Bagi kelas lain yang tidak terjadwal pondok Ramadan, tetap masuk seperti biasa dan mendapat pelajaran dengan kortingan waktu 15 menit tiap 1 jam mata pelajaran. Jadi selama bulan Ramadan waktu pulang sekolah kita berganti jam 12.00 bukan jam 13.30 lagi. Paling seneng deh kalau bulan Ramadan. Karena segala aktifitas waktunya terbatas. Masuk sekolah pun jam 07.30. Yaaa namanya juga orang puasa, jadi bawaanya males ngapa-ngapain. Bawaannya ngantuk teruuss. Hehehe
Setelah hampir 3 minggu sekolah, tibalah hari Kamis, 9 Agustus 2012. Dimana seluruh warga SMAN 2 Lamongan berkumpul di masjid Al-Arif untuk memperingati peristiwa Nuzulul Qur’an. Saking banyaknya yang ikut, sampai-sampai masjid yang segedhe itu hampir nggak muat menampung warga SMAN 2 Lamongan. Acara itu berjalan lancar, dan berlangsung dengan hikmat. Apalagi ada sedikit hiburan yang ditampilkan oleh siswa-siswi SMADA sendiri.. waaahh..! pokoknya seru banget. Satu hal penting yang harus dilakukan oleh para siswa-siswi SMADA yaitu merangkum apa yang telah disampaikan oleh penceramah. Sebagai hasil bahwa kami memperhatikan apa yang telah disampaikan beliau. Selanjutnya rangkuman itu digunakan sebagai absensi siswa-siswi yang hadir.
               Tak terasa, bulan ramadhan sudah memasuki di sepuluh hari akhir, saat-saat bulan yang penuh rahmat ini berada diujung. Menjelang lebaran kita-kita semakin sibuk mempersiapkan diri untuk menyambut dan menyemarakkan lebaran, dengan berbagai macam atribut. Baju baru, sandal baru, petasan, dan minuman dan makanan yang spesial seakan menjadi ritual wajib untuk menyambutnya. Pulang kampung (mudik) bagi para perantau pun sudah menjadi kegiatan tahunan.
Kkriiiiiiiiinnnnnnnngg..! bel pulang sekolah berbunyi.. Sa’atnya kami berkemas-kemas. Dengan wajah yang penuh kegirangan, semua murid langsung berhamburan keluar kelas. Hari itu adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh semua murid, karena kami mendapat liburan yang lumayan lama untuk menyambut lebaran, yaitu 2 minggu. Untuk mengisi waktu luang, nggak banyak sih kegiatan yang aku lakukan. Paling cuma sekedar males-malesan di depan TV, hehehe. Sorenya dibuat ngabuburit dan buber dengan teman-teman cukup menarik juga. Dapat menghilangkan rasa bosan selama di rumah.
               Hari demi hari pun berlalu. Tibalah malam dengan suara takbir, tahmid dan tahlil yang bergema dimana-mana. Aku pun tak ingin ketinggalan. Rugi rasanya kalau lebaran nglewatin yang namanya takbiran. Semakin malam jalanan semakin ramai dengan suara petasan dan motor-motor yang konvoi takbir keliling kota Lamongan. Tapi cukup bagiku untuk berdiam diri di depan rumah bersama teman-teman melihat petasan yang bertebaran di langit dan motor-motor yang berlalu-lalang memeriahkan suasana takbir keliling. Malam pun semakin larut, jam sudah menunjukkan pukul 22.00. Waktunya membuat peta di pulau kapuk karena keesok’an harinya harus bangun pagi untuk sholat Ied.
               Paginya, hari raya idul fitri pun tiba. Hari dimana seluruh umat muslim di dunia merayakan kemenangannya. Puncak kemerdekaan umat muslim setelah menjalani puasa selama 1 bulan. Aku pun berangkat sholat Ied dengan kedua orang tuaku dan kakak laki-lakiku. Agak kesiangan sih, tapi untungnya masih ada tempat. Sepulang sholat Ied, dilanjut dengan acara sungkem dengan ayah dan ibu. Setelah itu, para tetangga dekat sudah mulai berdatangan untuk bersilaturrahmi. Malam harinya dilanjut dengan acara silaturrahmi masih dengan tetangga sekitar yang sudah tua. Kemudian, langsung deh mudik ke rumah nenek di desa kecil di Lamongan. Nggak lama sih, hanya semalam aku dan keluargaku menginap disana. Pagi harinya kami kembali ke rumah dan berlanjut lagi dengan acara silaturrahmi ke sanak saudara yang lain. Tapi, lebaran tahun ini cukup menyedihkan juga. Karena aku nggak bisa mudik ke kota kelahiran ayahku di Malang. Hanya berkomunikasi lewat telepon saja kurang cukup bagiku.
                Setelah lebaran hari ke-6, tradisi di desaku yaitu membuat ketupat untuk menutup hari raya idul Fitri tersebut. Umumnya ketupat identik sebagai hidangan spesial lebaran. Ketupat adalah sejenis makanan yang terbuat dari nasi dan dibungkus oleh daun kelapa muda atau yang sering kita sebut dengan janur. Banyak orang yang bilang kalau membuat ketupat itu susah dan bikin pusing. Tapi, kalau udah tau caranya, mudah kok. Nggak seperti apa yang orang-orang bilang. Nah kalau udah kayak gini, aku harus pindah profesi menjadi pembuat ketupat. Itu juga aku belajar dari orang lain. Karena ibuku sendiri juga nggak tau gimana cara membuat ketupat. Tentunya ketupat jelas tidak afdol jika berdiri sendiri. Beberapa lauk pauk wajib mengikutinya seperti opor ayam, rendang daging, sambal goreng hati, dan menu-menu khas lainnya.
Liburan 2 minggu itu pun berlalu. Kini saatnya aku menjalani profesiku sebagai seorang pelajar. Karena bulan puasa sudah berakhir, nggak ada lagi yang mananya diskon waktu untuk sekolah. Semua kegiatan pun kembali normal seperti sediakalah.

Selamat Datang Di Suwelas Ipa 5 BLOG

Selamat datang di Blog kami, semoga saja kalian bisa mendapatkan apa yang kalian butuhkan diblog kami ini. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog kami,apabila berkenan silahkan berkomentar dan follow blog ini,mari kita saling berbagi ilmu tentang apa saja...

Sekilas tentang penulis

Nama saya Moh. Rifqi Hidayatullah,saya seorang Siswa kelas XI IPA 5 di SMA Negeri 2 Lamongan. saya hanyalah seorang yang ingin menjadi lebih baik, karena Dzat yang paling baik dan sempurna hanyalah milik Allah SWT

Nama Happy Nawang Kuncoro,saya seorang Siswa kelas XI IPA 5 di SMA Negeri 2 Lamongan. Gunakan waktu anda sebaik"nya, karena orang yang merugi ialah orang yang tidak menggunakan waktu dengan baik

Suwelas Ipa 5